Asal Usul Stonehenge Yang Masih Misteri

Asal Usul Stonehenge – Menurut penulis era keduabelas Geoffrey dari Monmouth, yang dimana cerita Raja Arthur dan dogma riwayat Inggris dipandang faktual pada era tengah, Stonehenge ialah hasil kreasi dari penyihir Merlin. Pada tengah era ke 5, narasi berkenaan beberapa ratus bangsawan Inggris dihajar oleh bangsa Saxon dan dipendamkan di Salisbury Plain. Mengharap untuk membangun tugu peringatan untuk rakyatnya yang meninggal, Raja aureoles Ambrosias mengirimi tentara ke Irlandia untuk ambil lingkaran batu yang dikenali sebagai Giants ‘Ring, di mana batu raksasa kuno sudah dibuat dari bluestones Afrika magic. Beberapa prajurit sukses menaklukkan Irlandia tapi tidak berhasil untuk mengalihkan batu, hingga Merlin memakai sichir untuk menyemangati mereka di laut dan atur mereka di atas makam massal. Legenda menjelaskan jika Ambrosias dan saudaranya Uther, ayah Raja Arthur, disemayamkan di situ juga.

Pada era ke 17, arkeolog John Aubrey membuat claim jika Stonehenge ialah kreasi beberapa imam besar Celtic yang dikenali sebagai Druid (seorang imam, penyihir atau dukun dalam agama Celtic kuno), teori ini secara luas ditenarkan oleh William Stukeley seorang pakar barang unik yang sudah dikeduk makam primitifnya di website. Pada tengah era ke-20, penanggalan radiokarbon memperlihatkan jika Stonehenge berdiri lebih dari 1.000 tahun saat sebelum bangsa Celtic menempati wilayah itu. Pada akhirannya teori itu makin lama lenyap.

Banyak sejarahwan kekinian dan arkeolog saat ini sepakat jika beberapa suku yang lain dari tiap bangsa berperan pada Stonehenge. Dan masing-masing bangsa lakukan babak yang lain dari konstruksi. Tulang, alat dan artefak yang lain diketemukan di website nampaknya memberikan dukungan tesis.

Asal Usul Stonehenge

Mengenai Stonehenge

Beberapa sisa monumen mencakup dua tipe batu khusus: bluestone dan batu pasir sarsen. Batu-batuan yang membuat dinding luar lingkaran Stonehenge ialah batu pasir sarsen, keras, batu pasir silisifikasi 60-juta tahun yang sama yang ada di Marlborough Downs, sekitaran 30 km ke utara. Dalam lingkaran ialah kuda dari sarsens semakin besar dan tingkat disebutkan trilithons – ini ialah populer “pi” susunan -berbentuk. Massa sarsen paling besar diprediksi 40 ton – sama dengan truk semen berisi penuh. Sekitaran 50 batu sarsen masih tetap, tetapi awalannya kemungkinan semakin banyak dari itu.

Stonehenge batu-batuan kecil, bluestones, sebagai paling misteri karena mereka asing di Inggris selatan. Bluestones dengan berat empat ton ini, yang berwarna jadi samar-samar abu-abu-biru saat basah, ialah beberapa dari Daftar Slot Online Terpercaya bebatuan beku. Bluestones diatur dalam lingkaran yang ada dalam lingkaran sarsen. Tidak ada yang mengetahui seberapa banyak bluestones kemungkinan sudah ada awalannya.

Kerikil dan serpihan beragam tipe bebatuan yang lain, baik asing atau lokal, sudah diketemukan dalam penggalian di Stonehenge dan Neolitik dan Jaman Perunggu situs lain di Salisbury Plain: Ini terhitung Greenstone, batu kapur, sekis, kuarsit, gneiss dan batupasir tidak dikenali yang lain. Yang disebutkan Altar Batu yang berada dalam tapal kuda sarsen ialah pasir asing – yang lain dari batu pasir sarsen. Keseluruhannya minimal 20 tipe bebatuan sudah dideteksi di Stonehenge.

Seterusnya, dan kemungkinan yang terpenting, beberapa arkeolog sudah mendapati bagian diabas dari beberapa situs arkeologi di wilayah yang  lebih tua dari penataan batu yang paling dahulu di Stonehenge – panduan kuat jika bluestones Stonehenge telah datang di Salisbury Plain jauh saat sebelum Stonehenge dibangun.

Asal Usul Stonehenge Dibuat Secara Setahap

Stonehenge yang kita saksikan ini hari ialah tahapan akhir yang usai sekitaran 3500 tahun lalu, tetapi pertama silahkan kita menyaksikan kembali tahun 5000.

Tahapan pertama Stonehenge ialah tugas tanah besar, terbagi dalam parit, jurang, dan lubang Aubrey, semua kemungkinan dibuat sekitaran 3100 SM. Lubang Aubrey membuat lingkaran berdiameter sekitaran 284 kaki. Penggalian sudah mengutarakan tulang manusia dikremasi di sejumlah pengisian kapur, tetapi lubang sendiri yang kemungkinan dibikin, tidak untuk maksud makam, tapi sebagai sisi dari upacara keagamaan. Tidak lama sesudah tahapan ini Stonehenge ditinggal, didiamkan lebih dari 1000 tahun.

Tahapan ke-2  dan paling menegangkan dari Stonehenge diawali sekitaran 2150 SM. Sekitaran 82 bluestones, dengan prediksi berat 4 ton masing-masingnya, dibawa dari pegunungan Preseli, di selatan-barat Wales ke situs. Perjalanan mengagumkan ini mencakup nyaris 240 mil. Sesudah di website, batu-batuan ini dibangun di pusat untuk membuat lingkaran double komplet.

Tahapan ke-3  dari Stonehenge, sekitaran 2000 SM, ialah kehadiran batu Sarsen, yang nyaris tentu dibawa dari Downs Marlborough dekat Avebury, Wiltshire di utara, sekitaran 25 mil utara dari Stonehenge. Penghitungan kekinian memperlihatkan jika batu dengan berat 50 ton itu dibawa oleh 500 orang memakai tali kulit untuk menarik satu batu, plus tambahan 100 orang diperlukan untuk menempatkan rol besar di muka kereta luncur.

Tahapan akhir terjadi sesudah 1500 SM saat bluestones ditata ulangi di tapal kuda dan lingkaran sama seperti yang kita saksikan sekarang ini. Nomor asli batu di lingkaran bluestone kemungkinan sekitaran 60, sudah lama dihapus atau hancur. Salah satunya masih tetap ada tetapi cuma untuk tunggul di permukaan tanah.

Peneliti Pecahkan Mistis Asal Saran Stonehenge

Beberapa periset pecahkan mistis kekal mengenai asal mula monumen Stonehenge berasal. Karena sepanjang beberapa ribu tahun, asal dan arah bebatuan yang ada di Inggris itu terus jadi mistis yang tidak terlewati.

Tetapi, sebuah riset terkini mulai memberi titik jelas. Penemuan beberapa arkeolog memperlihatkan batu-batuan yang ada di situ kuno Stonehenge di Inggris awalannya ditaruh di pegunungan Wales.

Dikutip The Lonely Planet, beberapa periset dari University College London yang dipegang oleh Mike Parker Pearson mendapati beberapa sisa lingkaran batu kuno di Wales namanya Waun Mawn.

Lingkaran batu itu berada di Bukit-bukit Preseli di Pembrokeshire, Inggris yang jaraknya 200 km dari situs Stonehenge. Mereka meramalkan umur lingkaran di Wales lebih tua dari Stonehenge.

Hasil riset yang dipublikasi ke jurnal Antiquity itu mengutarakan, lingkaran di Bukit-bukit Preseli dahulunya lebih luas dan ditinggali oleh 30-50 monolit yang sama dengan batu Stonehenge. Sekarang di lokasi cuman sisa empat monolit.

Jalinan Penting di antara Stonehenge dan Waun Mawn

Dalam riset yang dipublikasi ke jurnal Antiquity ini, beberapa periset menyorot beberapa jalinan penting di antara Stonehenge dan Waun Mawn.

Menurut periset, kepingan dari Waun Mawn memperlihatkan jika batu itu dibikin dengan tipe bebatuan yang serupa dengan Stonehenge.

Waun Mawn berdiameter 110 mtr., sama berdiameter parit yang melingkungi Stonehenge. Tidak stop di sana, ke-2  monumen sejajar saat matahari keluar di tengah musim panas.

Berdasar riset, batu-batuan dari Waun Mawn kemungkinan sudah dibedah dan dipindah 175 mil untuk terpasang kembali sebagai Stonehenge.

Periset meramalkan peralihan ini dilaksanakan sebagai sisi dari migrasi warga ke luar Wales barat. Orang pertama kali yang disemayamkan di Stonehenge kemungkinan pernah tinggal di daerah itu.

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *